DEKAN FTIK LANTIK KEPENGURUSAN HMJ PERIODE 2021

BatusangkarSetelah dilantiknya Lembaga tertinggi di Institut Agama Islam (IAIN) Batusangkar, Senat Mahasiswa (SEMA) Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Tingkat Institut dan Tingkat Fakultas Periode 2021.

Sekarang pengurus lembaga kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) pada Fakultas Fakukltas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, melantik ketua dan Pengurusnya dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19.

Sebelas Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yang dilantik Langsung Dr. Adripen, M.Pd Dekan FTIK IAIN Batusangkar. dan dihadiri semua Wakil Dekan, Ketua Jurusan, Kabag dan Kasubbag Pada FTIK, Rabu 13 Januari 2020.

Dengan telah dilantiknya pengurus DEMA, SEMA dan HMJ pada FTIK IAIN Batusangkar, Wakil Rektor Bidang kemahasiswaan dan kerjasama Dr. Sirajul Munir, M.Pd. berharap adanya sinergi antara dunia Organisasi (lembaga kemahasiswaan) terutama dengan dunia akademik memiliki peranan penting dalam mengembangkan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas.

“Karena dunia akademik, memerlukan sinergi dengan adanya lembaga kemahasiswaan yang ada di IAIN Batusangkar, terutama membagun jiwa-jiwa kepemimpinan, Karena program pendidikan dinilai memiliki peran besar untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi, serta memberi solusi bagi mahasiswa, karena IAIN Batusangkar yang notabene yang akan melahirkan sarjana-sarjana pendidikan.” ujar Munir.


“Inilah mengapa pendidikan formal dan informal harus senantiasa mendapat perhatian khusus agar masa depan mahasiswa dapat terjamin. Bila tidak, maka akan menyebabkan ancaman serius terhadap keberlangsungan pendidikan di negara ini, lebih-lebih kita tengah menghadapi situasi Corona yang berpotensi mengancam sektor pendidikan.” sambungnya.

Dekan FTIK Dr. Adripen, M.Pd menyampaikan “FTIK sudah memiliki empat jurusan yang terakreditasi A, lima jurusan B dan dua jurusan yang masih tahap Akreditasi, ini perlu saya sampaikan kita harus mempertahankan yang sudah ada, dan yang masih B bagaimana menjadi A.”

“Di bidang prestasi, saya menyampaikan apa yang sudah saudara dapatkan sebelum ini, baik prestasi di tingkat nasional maupun Internasional harus di pertahankan, saya juga menargetkan 2021 s.d 2024 kita harus mengejar prestasi tingkat Internasional.” harap Dekan.

Share:

TUTUP TAHUN 2020, FTIK SUKSES IKUTI AMI

Batusangkar.- Dalam rangka menjamin mutu internal setiap jurusan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Batusangkar melaksanakan Audit Mutu Internal. Audit Mutu Internal ini dilakukan pada setiap jurusan dan program studi yang ada di IAIN Batusangkar termasuk seluruh Jurusan yang ada di FTIK. Sebanyak sebelas Jurusan dibawah naungan FTIK mengikuti audit tersebut selama dua minggu mulai dalam rentang tanggal 14 hingga tanggal 28 Desember 2020. Sebelum hari H audit untuk masing-masing jurusan, setiap ketua jurusan dan JFU diberikan waktu selama seminggu untuk mengumpulkan seluruh dokumen serta menyempurnakan sistem arsip jurusan  sebagai evidence aktivitas yang telah dilakukan selama tahun 2020. Setelah itu, setiap jurusan memiliki jadwal khusus dan tersendiri. Lama pelaksanaan audit tersebut bervariasi setiap jurusan dengan jadwal audit maksimal selama 2 hari serta masing-masing jurusan di audit oleh dua orang auditor. Terdapat 67 butir pertanyaan yang mencakup Sembilan kriteria akreditasi yang harus dipenuhi oleh jurusan. Sistem pelaksanaan AMI ini sama dengan pengajuan Akreditasi yaitu sebelum pelaksanaan Audit secara langsung, seluruh dokumen dan evidence sudah harus disubmit oleh Ketua Jurusan dan JFU melalui link Google Form pada Google Drive yang telah dibuat oleh LPPM untuk dianalisis terlebih dahulu oleh Auditor, sehingga pada jadwal audit yang sudah ditetapkan auditor hanya melakukan konfirmasi kepada Auditee dan menetapkan nilai terhadap jawaban dari Auditee tersebut. Alhamdulillah, sebelum libur akhir tahun 2020 semua jurusan tersebut telah selesai diaudit. 

Audit Mutu Intenal ini bertujuan untuk melihat dan menilai mutu internal setiap jurusan. Pada saat pelaksanaan audit, auditor mengevaluasi serta menilai keterlaksanaan siklus PPEPP dalam pelaksanaan dan penyelenggaran jurusan berdasarkan Sembilan kriteria akreditasi. Selain meng-audit, para Auditor juga memaparkan informasi terkini seputar Kebijakan Nasional Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPM Dikti) dan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), dilanjutkan dengan proses pembuatan dokumen PPEPP, proses evaluasi dan strategi dalam penyusunan borang akreditasi dengan Sembilan kriteria. Dimana borang akreditasi dengan Sembilan kriteria yang sudah diberlakukan memiliki perbedaan yang signifikan terhadap akredirasi lama (Kriteria 7).

 

Dalam penjelasannya para auditor menekankan bahwa pelaksanaan siklus PPEPP yang menjadi bagian dari SPMI adalah suatu keharusan dalam penyelenggaraan aktivitas setiap jurusan. Hal ini disebabkan pelaksanaan siklus PPEPP tersebut merupakan kunci dari penjaminan mutu internal suatu jurusan yang akan berdampak terhadap kualitas jurusan tersebut. Menurut para Auditor, ada atau tidak adanya pengajuan Akreditasi setiap jurusan harus melaksanakan siklus PPEPP dalam setiap kegiatan sehari-hari. Pelaksanaan Siklus PPEPP wajib dijadikan sebagai budaya kerja civitas jurusan setiap hari bukan hanya dalam rangka melaksanakan Akreditasi. Jika telah membudayanya siklus PPEPP dalam pola kerja setiap civitas jurusan, fakultas dan institut maka mutu dari organisasi dapat terjamin dan berkualitas, serta akreditasi hanya sebagai bonus dari kerja bersiklus PPEPP tersebut. (Mimi-Humas)
Share:

AWALI TAHUN 2021, FTIK LAKSANAKAN RAKER

 
Batusangkar.- Memulai tahun 2021 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar langsung menggelar Rapat Kerja tentang Rencana Kegiatan dan Anggaran 2022. Kegiatan ini dilaksankan pada hari Senin, 4 Januari 2021. Bertempat di Room Meeting Gedung K, lt IV dan dibuka langsung oleh Dekan FTIK Dr. Adripen, M.Pd. Rapat tersebut membahas seluruh rencana kegiatan dan anggarannya yang akan dilaksanakan oleh setiap unit fakultas.Raker tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan mulai dari Dekan Dr. Adripen, M.Pd. Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Masril, M.Pd.Kons, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Dr. Gustina, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Elda Herlina, M.Pd, Kepala Bagian Tata Usaha Syafrinal S., S.Ag., SS., M.Kom., Kepala Sub Bagian Administrasi Umum dan Keuangan Riza Fatmawati, S.E., Kepala Sub Bagian Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Yulia Rahmi, S.Ag, seluruh Ketua Jurusan selingkup FTIK dan para kepala laboratorium FTIK. Rapat kerja tahunan ini dilakanakan secara langsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang tinggi.



Raker ini adalah kegiatan final penyusunan RKA pada tingkat fakultas. Sebelumnya setiap ketua jurusan dan kepala laboratorium selingkup FTIK telah membuat draf RKA masing-masing. Point-point draf RKA tersebut memggambarkan rancangan dan rencana yang akan dilaksanakan oleh masing-masing jurusan dan laboratorium dan anggaran biaya yang dibutuhkan, pihak-pihak yang terlibat serta sarana dan prasarana yang akan digunakan untuk melaksanakannya. Hal terpenting dalam penyusunan tersebut adalah setiap point yang dirancang selalu berbasis pada Sembilan Kriteria Akreditasi. Rapat yang dipimpin oleh Dr. Gustina, M.Pd selaku Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Keuangan dan Perencanaan dilanjutkan dengan presentasi draf RKA dari setiap Ketua jurusan dan kepala laboratorium. Hasil presentasi tersebut kemudian dikaji dan dibahas untuk disahkan pada tingkat fakultas. RKA yang telah disetujui dan disahkan pada Raker ini akan diajukan pada RAKER tingkat institut.

Segenap peserta RAKER RKA ini mengikuti dengan antusias. Segenap unsur pimpinan dan peserta berkomitmen untuk menghasilkan RKA yang selalu berbasis Sembilan Kriteria Akreditasi. Selain itu, pimpinan dan peserta RAKER juga memfokuskan setiap point RKA tersebut mampu mengejewantahkan RENSTRAN FTIK untuk mencapai visi dan misi terbaru dari fakultas dan institut. (Mimi-Humas)
Share:

LAGI, DUA MAHASISWA PGMI FTIK IAIN BATUSANGKAR JUARAI EVENT GEMPITA KE-2 TINGKAT NASIONAL

 


Batusangkar (21/11) – Dua Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah di Nobatkan sebagai Pemenang 1 dan Runner Up II pada ajang Bergengsi Gebyar Mahasiswa PGMI Tahunan Ke-2 yang diselenggarakan oleh Jurusan PGMI FTIK IAIN Batusangkar.

Dalam rangkaian acara penutupan GEMPITA #2 secara Daring melalui Aplikasi Zoom Meeting, pada Sabtu, 21 November 2020, dua mahasiswa PGMI menjadi yang terbaik diikuti secara berurutan oleh Mahasiswa dari IAIN Ponorogo sebagai Runner UP 1 dan Runner UP III.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Elda Herlina, M.Pd mengaku bahwa acara penutupan GEMPITA ke-2 merupakan kegiatan yang sangat special mengingat kegiatan ini diikuti lebih dari 20 mahasiswa dalam dan luar daerah batusangkar. Hal tersebut juga diungkapkan oleh Ketua Jurusan PGMI IAIN Batusangkar, Yulnetri, S.S., M.Pd mengaku bahwa sangat berbahagia dan senang dengan capaian yang diraih oleh mahasiswa PGMI dengan mendapuk dua peringkat sekaligus. Ketua Jurusan yang sangat mahir berbahasa inggris ini tak kuasa menyembunyikan perasaan bangganya lantaran dua mahasiswa berhasil menyabet juara nasional terlebih kegiatan ini masuk pada kancah nasional.

“semoga ini menjadi momentum bagi seluruh mahasiswa khususnya bagi jurusan PGMI untuk lebih menggiatkan kegiatan literasi, mengingat literasi menjadi salah satu kecakapan abad 21 yang diperlukan bagi generasi mendatang,” ucapnya.

Penetapan ini berdasarkan jumlah poin yang dikumpulkan dari kedua Juri yang merupakan pennggiat puisi tingkat nasional yakni Muhammad Subhan dan  Kak Wulan, masing – masing memperoleh nilai total dari kedua juri.

1.      Asri Widya Ilahi – IAIN Batusangkar (81) dengan Judul Negeri Berdompet Kulit

2.      Fadilatul Fitriani – IAIN Ponorogo (76) dengan Judul Ada Apa dengan Indonesiaku ?

3.      Sofia – IAIN Batusangkar (75) dengan Judul Merah Putih Tahun Berdarah

Keputusan Dewan Juri tentang Pemenang Cipta Puisi dan Peraih Peringkat Lima Besar ini dibacakan pada penutupan oleh Sie Bidang Acara GEMPITA Ke-2 PGMI FTIK IAIN Batusangkar.


Share:

FTIK GELAR WORKSHOP CAPACITY BUILDING JFU DALAM RANGKA PENGUATAN AKREDITASI 9 STANDAR

 


Pimpinan FTIK dalam Pembukaan Workshop Capacity Building Tenaga Kependidikan

Batusangkar,-. Dalam rangka meningkatkan kapasitas kinerja para tenaga kependidikan FTIK menyelenggarakan workshop dengan tema “Peningkatan Capacity Tenaga Kependidikan”. Workshop tersebut dilaksanakan selama satu hari pada tanggal 17 November 2020. Acara yang dilaksanakan di Emersia Hotel and Resort  Batusangkar ini dibuka langsung oleh Dekan FTIK Bapak Dr. Adripen, M.Pd dan dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Bapak Dr. Masril, M.Pd., Kons, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Ibu Dr. Gustina, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan Ibu Dr. Elda Herlina, M.Pd, Kepala Bagian Tata Usaha FTIK Bapak Syafrinal S, S.Ag., S.S., M.Kom.

Workshop Capacity Building ini merupakan program dibawah koordinasi Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan. Dalam sambutannya Ibu Dr. Gustina, M.Pd menyatakan bahwa tujuan workshop ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas kinerja seluruh Dosen yang dikantorkan dan tenaga kependidikan terutama dibidang teknologi. Selain itu, WADEK II juga menekankan bahwa setiap aktivitas pekerjaan harus berbasis butir-butir akreditasi dengan Sembilan Kriteria. “Kita sudah siapkan dashboard akreditasi Sembilan kriteria berbasis IT untuk setiap jurusan. Setiap dokumen dan bukti kegiatan harus diarsipkan sesuai kriterianya masing-masing sehingga memudahkan jurusan pada saat akan diakreditasi”, kata ibu Dr. Gustina, M.Pd.

Pimpinan FTIK dalam Pembukaan Workshop Capacity Building Tenaga Kependidikan

Dalam acara tersebut Bapak Dr. Adripen, M.Pd banyak memberikan arahan kepada Dosen mengantor dan Tenaga Kependidikan. Diantaranya adalah agar setiap JFU Dosen dan Tenaga Kependidikan ikhlas dan menikmati dalam melaksakan tugas baik tugas pokok maupun tugas tambahan. Selain itu, setiap JFU jurusan harus melengkapi database jurusan sesuai Sembilan Kriteria Akreditasi yang ready and easy to use.

 Workshop ini diikuti seluruh JFU selingkup FTIK IAIN Batusangkar. JFU tersebut terdiri dari 11 orang JFU Jurusan, 2 orang  JFU Laboratorium IPA, 2 orang JFU Laboratorium Tarbiyah, 1 orang JFU Laboratorium Bimbingan dan Konseling, 3 orang JFU Tim Penjamin Mutu FTIK dan 3 orang JFU Staf Pimpinan. Pemateri dalam workshop Capacity Building ini adalah para pakar dibidangnya yaitu Bapak Dr. Ulya Atsani, SH., MH (Ketua LPM IAIN Batusangkar) yang memberikan materi Sistem Administrasi dan Dokumentasi Akreditasi, Ibu Dr. Elda Herlina, M.Pd (Wakil Dekan III FTIK) dengan materi Majemen Berbasis Akreditasi, saudara Adam Mudinillah, M.Pd (DLB Teknologi Pendidikan FTIK IAIN Batusangkar) menyampaikan materi Teknik Penulisan Berita di Website Jurusan dan pemateri terakhir adalah Riki Rinaldi, A.Md (Staff IT dan e-SMS FTIK) dengan materi Teknik Mengisi Dashboard Akreditasi Jurusan. (Mimi-Humas).

Share:

IAIN GELAR WISUDA ANGKATAN 48 DENGAN METODE DRIVE THRU

 


Batusangkar, Rabu 18 Nov 2020. IAIN Batusangkar Gelar Wisuda Ke 48 Tahun 2020. Secara Drive Thru yang di ikuti 410 Wisudawan, dan yang Pertama di Sumatera Barat di Masa Pandemi Covid-19. dengan Standar Protokol Kesehatan Covid 19 Ketat, Wisuda Pascasarjana, Sarjana dan Diploma Ke -48 tahun 2020. Yang di siarkan langsung melalui Live Streaming Youtube ,FES TV IAIN Batusangkar.

Kata Sambutan Oleh Mentri Agama RI

Pada  Pembukaan Wisuda ke 48 ,Bapak Mentri Agama RI  Jenderal TNI (PURN) H. Fachrul Razi memberikan Kata Sambutan sekaligus memberikan selamat kepada mahasiswa yang di wisuda melalui rekaman video dan di siarkan langsung live streaming youtube .

Antrian kendaraan wisudawan menuju prosesi pemindahan jambul

Wisuda ke 48  yang digelar di Gedung Auditorium IAIN Batusangkar yang berlokasi di kampus II, di ikuti oleh ketua, sekretaris dan anggota senat, wisudawan dengan menggunakan kendaraan pribadi masing-masing menuju Gedung Auditorium IAIN Batusangkar untuk melakukan prosesi pemindahan jambul dan penyerahan ijazah.

 

Share:

MENUJU BLU, REKTOR BERSAMA JAJARAN SELENGGARAKAN RAPAT EVALUASI PELAKSANAAN ANGGARAN

Batusangkar - Jajaran pimpinan meliputi pejabat fungsional dan struktural IAIN Batusangkar mengadakan rapat evaluasi tanggal 11-12 November 2020. Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, Wakil Dekan, Wakil Direktur Pascasarjana, Kepala Biro AUAK, Kepala Bagian dan Kepala Sub Bagian, Ketua Lembaga, Kepala SPI, Ketua Jurusan/Prodi, Kepala Pusat, Kepala UPT dan Kepala Labor selingkup IAIN Batusangkar, dibuka dan dipimpin langsung oleh Rektor IAIN Batusangkar Bapak Dr. Marjoni Imamora, M.Sc. Dalam sambutannya Rektor menekankan dua hal penting. Hal pertama yang dihighlight oleh Rektor yaitu bahwa segenap civitas IAIN Batusangkar harus optimis dalam perjuangan proses perubahan atau alih status IAIN menjadi UIN. Point yang kedua yang menjadi target IAIN Batusangkar adalah kebijakan menuju penerapan BLU (Badan Layanan Umum).

Rapat yang dilaksanakan di Hotel Emersia ini mengevaluasi pelaksanaan program dan anggaran IAIN Batusangkar 2020. Setiap program dan anggran yang telah direncanakan mulai dari tingkat jurusan hingga tingkat institut dievaluasi tingkat dan status progresnya. Kegiatan yang telah terlaksana dievaluasi ouput dan penggunaan dan serapan anggarannya, sedangkan kegiatan yang masih dalam proses dievaluasi progress keterlaksanaan dan dipetakan tanggal selesainya mengingat deadline jelang akhir tahun.


WADEK FTIK memaparkan laporan pelaksanaan program dan anggaran

Agenda rapat yang dilaksanakan selama dua hari tersebut secara umum dibagi menjadi dua agenda evaluasi. Hari pertama adalah agenda evaluasi anggaran dari masing-masing fakultas dan bagian-bagian seperti LPPM, LPM, Perpustkaan, UBP, TIPD, Bagian Umum, Bagian Akama dan SPI. Pemaparan dari semua fakultas dan bagian tersebut dilanjutkan  dengan mendengarkan arahan dari Rektor. Agenda terakhir hari pertama ditutup dengan pemaparan evaluasi anggaran tingkat institut oleh Kepala SPI dan Warek I, II III.  

Agenda hari kedua lanjutkan dengan evaluasi akademik dari masing-masing fakultas dan pascasarjana. Evaluasi tersebut terdiri atas evaluasi Perencanaan Pembelajaran (kelengkapan perangkat pembelajaran, pembimbingan akademik dan kurikulum), (absensi, monitoring perkuliahan daring, pelaksan Proses Pembelajaran, Evaluasi Pembelajaran dan Pengembagangan Kompetensi Dosen.  Pemaparan dari semua fakultas dan bagian tersebut juga dilanjutkan dengan mendengarkan arahan dari Rektor. Sama halnya dengan agenda hari pertama, agenda hari terakhir ditutup dengan pemaparan evaluasi akademik tingkat institut oleh LPM dan jajaran WAREK I, II dan III setiap fakultas. (Mimi-Humas)

Share:

BERSIAP MELAKSANAKAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR, FTIK LAKUKAN PENINJAUAN KURIKULUM

 


 

Batusangkar-. Merdeka Belajar – Kampus Merdeka, merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yang mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja. Kampus Merdeka memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang akan mereka ambil. Tujuan kebijakan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka, program “hak belajar tiga semester di luar program studi” adalah untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills, agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman, menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkepribadian. Program-program experiential learning dengan jalur yang fleksibel diharapkan akan dapat memfasilitasi mahasiswa mengembangkan potensinya sesuai dengan passion dan bakatnya.

Menyikapi kebijakan tersebut FTIK sebagai Fakultas dengan Mahasiswa terbanyak di IAIN Batusangkar langsung mempersiapkan segala komponennya dan berbenah. Point yang menjadi perhatian utama adalah kurikulum karena Kurikulum adalah “roh” dan indikator suatu institusi dapat menerapkan kebijakan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar. Oleh karena itu, dalam rangka persiapan melaksanakan kebijakan tersebut Kurikulum yang sedang digunakan harus ditinjau kembali agar komponennya sesuai dan mendukung konsep Kampus Merdeka serta Merdeka Belajar.

Kegiatan peninjauan kurikulum ini sudah digagas sejak bulan Februari 2020 dibawah pimpinan Dekan periode 2016-2020 Dr. Sirajul Munir, M.Pd. Tahap pertama dibawah arahan Dekan Bapak Dr. Sirajul Munir, M.Pd dan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Bapak Dr. Masril, M.Pd., Kons dibentuklah Tim Peninjauan Kurikulum Jurusan selingkup FTIK yang diketuai oleh Dr. Yusuf Salam, M.Ag. Setiap Tim berjumlah 3 orang yang terdiri dari Ketua Jurusan dan dua orang Dosen setiap Jurusan sehingga seluruh tim berjumlah 33 orang Dosen.  Tahap kedua, dilakukan FGD antara Pimpinan FTIK dan Tim Peninjauan Kurikulum dengan Alumni, Stakeholder dan Mahasiswa Semester VIII dari setiap jurusan yang berjumlah kurang lebih 40 orang. FGD ini dilaksanakan untuk mendengarkan kritikan,  masukan, kebutuhan stakeholder dan tantangan dilapangan pekerjaan serta keinginan dari seluruh output yang diundang. Hasil dari FGD tersebut dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk peninjauan Kurikulum.

Tahap ketiga dari peninjauan Kurikulum ini Workshop yang dilaksanakan secara Daring dengan menghadirkan pemateri Ibu Dr. Ida Kaniawati, M.Si dari Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung. Kegiatan tahap ketiga ini dilaksanakan setelah pergantian Rektor, Dekan dan Wakil Dekan serta pejabat akademik, sehingga tahap ini sudah dibawah kepemimpinan dan araha Dekan FTIK periode 2020-2024 Bapak Dr. Adripen, M.Pd.  Workshop ini diselenggarakan selama 2 hari dari Jumat hingga Sabtu tanggal 25 sampai 26 September 2020. Hari pertama workshop tersebut pemateri ibu Dr. Ida Kaniawati, M.Si menjelaskan banyak hal tentang  konsep Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar serta memberikan panduan langkah-langkah peninjauan Kurikulum untuk mencapai konsep tersebut.  Selanjutnya, hari kedua dilanjutkan dengan diskusi antara Tim Peninjauan Kurikulum dengan Pemateri terkait hal-hal mendetail dan penyesuaian dengan karakteristik FTIK dengan konsep Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar. Setelah workshop selesai selama dua minggu masing-masing tim merancang dan melakukan revisi Kurikulum pada setiap jurusan sesuai dengan langkah-langkah yang terdapat dalam panduan dan penjelasan yang diberikan oleh pemateri.

Tahap akhir dari peninjauan Kurikulum ini adalah Finalisasi. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Masril, M.Pd., Kons dan dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Dr. Gustina, M.Pd, serta Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan Dr. Elda Herlina, M.Pd.  Tahap finalisasi tersebut dilaksanakan selama tiga hari mulai dari tanggal 8 sampai tanggal 10 Oktober 2020 bertempat di Campago Resort dan Hotel Bukittinggi diikuti seluruh Tim Peninjauan dari setiap Jurusan. Hasil revisi Kurikulum tersebut juga dipresentasikan untuk didiskusikan dan diberi saran serta masukan seluruh tim dan unsur pimpinan. Kurikulum hasil revisi ini diharapkan sesuai dan mendukung kebijakan  Kampus Merdeka-Merdeka Belajar sehingga dapat menjawab tantangan IAIN Batusangkar untuk menghasilkan lulusan yang sesuai dengan perkembangan zaman, kemajuan IPTEK, tuntutan dunia usaha dan dunia industri, maupun dinamika masyarakat. (Mimi-Humas)

Share:

TIGA MAHASISWA FTIK BORONG POSISI GRANDFINALIS DALAM AJANG PILMAPRES IAIN BATUSANGKAR 2020

 

Finalis Mahasiswa Berprestasi FTIK IAIN Batusangkar 2020

 


Batusangkar,- Pilmapres IAIN Batusangkar 2020 baru saja selesai dihelat. Ajang tahunan yang digelar dibawah naungan Wakil Rektor dan Wakil Dekan bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan ini merupakan salah satu ajang bergengsi tingkat Institut. Kegiatan ini selalu ditunggu-tunggu dan digandrungi oleh Mahasiswa. Bagaimana tidak, ajang ini mempertemukan seluruh Mahasiswa berprestasi dari setiap Program Studi dan Jurusan se-IAIN Batusangkar. Mereka adalah Mahasiswa  pilihan yang telah diseleksi dari tingkat program studi masing-masing, sehingga siapapun yang terpilih sebagai finalis bahkan sampai masuk babak Grandfinal adalah “mascot” dari program studi atau Jurusan.

Penilaian pada Pilmapres tahun ini meliputi beberapa aspek. Aspek-aspek tersebut antara lain adalah prestasi Akademik meliputi IPK, prestasi Non Akademik meliputi aspek keagamaan, keaktifan berorganisasi didalam maupun diluar kampus, aspek kepribadian, Public Speaking, Kemamdan Attitude. Setiap aspek tersebut dinilai oleh Dosen dan Pejabat Akademik yang berkompeten dibidangnya. Nilai akhir yang menentukan pemuncak dari ajang ini adalah kkumulasi dari setiap aspek tersebut.

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi ini dilakukan berjenjang dan bertahap.  Pemilihan dilakukan secara bertingkat mulai dari tingkat Jurusan, Fakultas, hingga Insitut. Tahap awal adalah Desk EvaluationDesk Evaluation dilakukan oleh jurusan masing-masing dari tanggal 7-12 Oktober 2020. Jurusan akan mengirimkan satu orang mahasiswa terbaik Jurusan kepada Fakultas untuk berkompetisi pada tingkat selanjutnya.  Seleksi tahap kedua dilakukan terhadap peserta Pilmapres yang lolos seleksi tahap awal. Seleksi ini dilakukan oleh Fakultas masing-masing. Fakultas nantinya akan mengirimkan Tiga orang mahasiswa terbaik Fakultas untuk berkompetisi pada tahap akhir.  Seleksi tahap akhir merupakan seleksi mahasiswa berprestasi pada tingkat institut. Pada seleksi tahap akhir, sebanyak 12 mahasiswa dan mahasiswi terbaik Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, mulai Senin (2/11/2020) masuk babak pembekalan peserta dalam kegiatan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) 2020.  Dalam pembekalan tersebut, peserta akan menerima beberapa materi dalam menunjang pengembangan soft skill seperti kemampuan komunikasi, kerjasama, berfikir kritis, kreatifitas, kepercayaan diri, kegigihan, kepedulian dan kepemimpinan.

Dalam ajang tahunan tersebut FTIK berhasil meloloskan tiga orang Mahasiswa berprestasinya ke babak Grandfinal. Satu diantara wakil FTIK tersebut berhasil meraih nominasi Duta Favorit Institut. Nominasi ini diraih oleh Mahasiswa Kimia atas nama Latifa Khairani mahasiswa semester lima. Latifa dikenal aktif di bidang kepenulisan, ia pernah menerbitkan buku yang berisi kumpulan cerpen dan sering meemenangkan lomba karya tulis ilmiah yang diadakan kampus maupun luar kampus. Grandfinalis kedua dari FTIK adalah Feni Mardika Mahasiswa semester Jurusan PAI yang berhasil menjadi Duta Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Feni adalah Mahasiswa dengan prestasi luar biasa dibidang Tilawah, dan berhasil memperoleh Juara 2 MTQ online Mahasiswa PAI Tingkat Nasional. Grandfinalis ketiga FTIK adalah Abdul Fikri Mahasiswa TBI yang juga memiliki berbagai skill dibidang Hafidz, musik, dan Public Speaking.

Prestasi ketiganya mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari keluarga besar FTIK. Segenap Pimpinan, Dosen, Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa mengucapkan selamat dan terimakasih atas kerja cerdas, kerja keras dan kerja ikhlas dalam belajar dan mengembangkan potensi diri Mahasiswa tersebut sehingga mampu berprestasi dan membanggakan FTIK ditinggkat Institut. One more, congratulation and big thaks. (Mimi-Humas).

Share:

IAIN Gelar Wisuda Virtual, Kasmuri: Ini yang Pertama sekaligus Terakhir

 Wisuda Pascasarjana, Sarjana dan Diploma di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar ke-46, berbeda dari wisuda sebelumnya. Suasana sakral dan penuh haru, suasana yang kerap mengiringi prosesi wisuda di masa normal, di masa pandemi ini, wisuda digelar secara virtual melalui aplikasi Zoom, Live Streming YouTube, FES TV IAIN Batusangkar dan Faceebook IAIN Batusangkar.

Wisuda yang digelar di Gedung Auditorium IAIN Batusangkar, di kampus II, Rabu (22/7/2020) hanya dihadiri ketua, sekretaris dan anggota senat sejumlah 16 orang. Kemudian, 26 wakil wisudawan yang terbagi dari lulusan terbaik dan peneliti terbaik baik pada Program Pascasarjana, Sarjana maupun Diploma III, serta panitia pendukung.

Sedangkan wisudawan lainnya, mengikuti secara daring, dengan mematuhi semua standar protokol kesehatan Covid19.

  Dalam wisuda ke-46 ini, Rektor IAIN Batusangkar, Kasmuri mengukuhkan 424 wisudawan pada prosesi sidang senat terbuka wisuda daring.

"Hal seperti ini baru pertama kali kita jalani di IAIN Batusangkar, karena wisuda angkatan ke 46 yang awalnya akan kita gelar pada Maret 2020 lalu, dengan adanya wabah covid-19 makanya wisuda ini kita gelar hari ini dengan sistem Daring," tukasnya.

"Wisuda kali ini adalah wisuda terakhir saya menjabat sebagai rektor IAIN Batusangkar, oleh karena itu saya berpesan untuk anak-anakku wisudawan/ti agar siap mengembangkan ilmu yang di dapat selama dibangku perkuliahan semoga nantinya bisa merubah kehidupan saudara, dan juga tetap menjaga alamamater anda."

Sementara itu, Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Muhammad Yusuf Salam mengucapkan selamat kepada Nurlaila atas prestasi yang diraih sehingga menjadi lulusan terbaik dan tercepat dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.

"Untuk semua orang yang telah menyelesaikan ujiannya, semoga sukses. Kami ucapkan selamat kepada semua lulusan kami. Kami berharap bahwa keberhasilan ini akan menjadi awal dari sekumpulan besar kesuksesan," pesan Yusuf Salam.

Ketua panitia wisuda ke-46 IAIN Batusangkar, Nofrivul, dalam pelaksanaan waisuda secara daring mengatakan kita juga akan menghadirkan 26 orang wisudawan, yakni 6 Orang wisudawan terbaik dan 20 wisudawan peneliti terbaik, dengan tetap menganjurkan sistem protokol kesehatan Covid19. (jen)

sumber: valora.co.id

Share: