Berita terbaru

Senin, 08 April 2019

BERSIAP HADAPI PENDIDIKAN ABAD 21 PGMI IAIN BATUSANGKAR GELAR VISITING DOCTOR

BERSIAP HADAPI PENDIDIKAN ABAD 21 PGMI IAIN BATUSANGKAR GELAR VISITING DOCTOR


VISITING DOCTOR KOLABORASI
JURUSAN PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH (PGMI)
DAN TADRIS MATEMATIKA



5 September 2018.
Batusangkar – Perkembangan teknologi dan komunikasi pada saat ini menjadi fenomena lahirnya pendidikan abad 21 yang menuntut setiap jenjang pendidikan membekali lulusan dengan wawasan yang luas. Setidaknya ada tiga komponen pentingnya dalam menyahuti kebutuhan lahirnya pendidikan abad 21, ketiga komponen tersebut adalah karakter, kompetensi, dan literasi (keterbukaan wawasan). Untuk membekali kecakapan dan kompetensi mahasiswa sebagai calon pendidik yang lahir di era keterbukaan wawasan (literasi), yang kaya akan kompetensi dan faham akan kurikulum yang akan digunakan dengan basis literasi maka pada tanggal 5 September 2018 Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah dan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar menggelar Visiting Doctor dengan tema “Improving Mathematical Literacy for a Better Education”. Tema ini diambil atas dasar cita-cita besar dari Jurusan PGMI dan Tadris Matematika FTIK IAIN Batusangkar untuk menghasilkan lulusan yang melek terhadap ilmu pengetahuan dan mampu menginternalisasi nilai-nilai keilmuwan pada proses pembelajaran serta membekali mahasiswa dengan berbagai kompetensi.
Rabu kala itu, acara dimulai pada pukul 08.00 WIB yang bertempat di Auditorium IAIN Batusangkar yang mana dihadiri oleh 250 peserta dari mahasiswa PGMI dan Tadris Matematika sendiri. Acara dibuka oleh MC dan dilanjutkan dengan sederetan sambutan. Acara puncak diperuntukkan oleh narasumber yang luar biasa yaitu Prof. Dr. Inge Scwank. Beliau adalah satu seorang dosen dari Universitas Koeln, Jerman.
Harapan setelah diadakannya Visiting Doctor ini semoga meningkatnya wawasan dosen, mahasiswa sebagai calon pendidik mengenai literasi matematika. Kemudian juga meningkatkan keterampilan dosen dan mahasiwa sebagai calon pendidik yang akan mengembangkan “Cognitive Mathematics” peserta didik.  












Minggu, 10 Februari 2019

Upgrading HMJ PGMI 2019

Upgrading HMJ PGMI 2019


   Memahami Fungsi, Mewujudkan Loyalitas,
 dan Kemandirian Berorganisasi melalui Upgrading

     Batusangkar – PGMI IAIN Batusangkar. Setiap pengurus baru sebuah organisasi sudah sepantasnya untuk mendapatkan berbagai pelatihan untuk mendukung kesiapan mereka dalam menjalankan organisasi dengan baik.Upgrading merupakan salah satu bentuk dari pelatihan yang diselenggarakan untuk meningkatkan pengetahuan, kualitas dan kapasitas setiap individu pengurus baru pada Himpunan Mahasiswa PGMI IAIN Batusangkar periode 2018/2019. Kegiatan ini juga dimaksudkan agar mereka memahami peran dan tugas masing-masing dalam organisasi, menumbuhkan kesetiaan dan kemandirian terhadap lembaga sesuai dengan tema upgarading yaitu “Aktualisasi Fungsi Berlembaga, Wujudkan Loyalitas dan kemandirian dalam Organisasi.”

      Upgrading pertama kali sebagai HMJ baru dilaksanakan pada hari Ahad tanggal 10 Februari 2019 di Kampus 1 IAIN Batusangkar dan diikuti oleh 31 orang pengurus HMJ PGMI. Pembukaan dilakukan oleh Kajur sekaligus pemateri pertama tentang motivasi pendidikan dan berorganisasi. Materi ke-dua tentang etika komunikasi disampaikan oleh Wadek III FTIK. Kegiatan dilanjutkan setelah istirahat siang dengan materi tentang administrasi dan keuangan oleh kasubag adm dan keu FTIK. Kegiatan yang diikuti dengan serius dan antusias oleh seluruh pesertanya tersebut ditutup setelah penyampaian materi terakhir tentang pengalaman berorganisasi dari salah seorang senior dari jurusan Tadris Matematika sebagai jurusan yang HMJ nya memayungi mahasiswa jurusan PGMI sebelum memiliki HMJ sendiri.

  Harapan setelah dilaksanakannya upgrading ini tentunya adalah terwujudnya organisasi kemahasiswaan PGMI yang kokoh dengan sumber daya manusia yang mumpuni sebagaimana yang dikemukakan dalam tema kegiatan. (NS)

Keterangan Gambar: Acara Pembukaan Upgrading HMJ PGMI

Selasa, 13 Maret 2018

KUATKAN KURIKULUM DAN MUTU LULUSAN, JURUSAN PGMI DAN PIAUD FTIK IAIN BATUSANGKAR GELAR FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD)

KUATKAN KURIKULUM DAN MUTU LULUSAN, JURUSAN PGMI DAN PIAUD FTIK IAIN BATUSANGKAR GELAR FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD)



Batusangkar (7/3) – Mempersiapkan mutu lulusan yang mampu bersaing di dunia kerja, Jurusan PGMI dan PIAUD FTIK IAIN Batusangkar menggelar Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama dari dua jurusan yang fokus pada bidang jenjang Pendidikan Dasar. FGD yang digelar fokus pada pembahasan kurikulum yang mengacu pada penguatan karakter lulusan yang memiliki ke-khas-an keislaman yang tercermin dalam setiap pola gerak dan tingkah laku lulusan dengan manner dan karakter yang baik.

Kegiatan yang berlangsung selama sehari, menghadirkan pakar kurikulum yang fokus pada Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT). Rusdawati, selaku pemateri pada kegiatan penguatan kurikulum menyebutkan bahwa hal penting yang perlu dipersiapkan oleh pihak kampus selaku ‘dapur’ penghasil guru-guru adalah penyiapan pada karakter serta pengaplikasian wawasan keislaman yang merupakan ke-khas-an dari lulusan dengan label IAIN. Fokus pembahasan ini lebih kepada penyatuan kurikulum JSIT dan korelasinya terhadap kurikulum kampus untuk mencapai mutu lulusan yang sesuai dengan apa yang diminta di lapangan pekerjaan. Rusdawati juga menjelaskan bahwa hal penting dalam dunia pendidikan bukan hanya menghasilkan guru yang mempunyai kompetensi pedagogik yang handal, namun juga perlu pada penguatan karakter guru guna menginternalisasi sejauh mana karakter dari setiap mata pelajaran yang disampaikan tertanam baik pada siswa yang diajarkan, mengingat pada saat ini “karakter” merupakan hal krisis yang terjadi. 

Penguatan kurikulum dan mutu lulusan lebih difokuskan pada learning outcomes dari masing-masing jurusan. Melalui FGD tersebut, Elis Komalasari, M.Pd selaku Ketua Jurusan PIAUN FTIK IAIN Batusangkar memaparkan “ada tiga profil lulusan jurusan PIAUD yaitu menjadi calon pendidik PIAUD, sebagai pengelola PIAUD, serta menjadi Edupreneur bidang pendidikan yang fokus pada alat-alat permainan edukatif”. Senada dengan hal tersebut, Nina Suzanne, M.Pd selaku Ketua Juruan PGMI FTIK IAIN Batusangkar juga memaparkan beberapa profil lulusan PGMI, diantaranya “Jurusan PGMI diharapkan sebagai calon pendidik Anak Sekolah Dasar, Menjadi Peneliti Bidang Pendidikan Dasar yang fokus pada pengembangan bahan ajar, modul, dan majalah, serta menjadi trainer bidang pendidikan dasar yang fokus pada ranah pendampingan dan pengasuhan anak sekolah dasar”.

Melalui kegiatan tersebut, Ketua Jurusan PIAUD dan PGMI berharap dosen yang berkaitan pada masing-masing mata kuliah yang diampu dapat bekerjasama dalam mewujudkan profil lulusan dengan mengedepankan pada pengintegrasian nilai-nilai keislaman pada setiap mata kuliah guna menginternalisasi karakter mahasiswa sebagai calon pendidik. Dengan kata lain, pengembangan dan penginternalisasian karakter bermula dari dosen kemudian diturunkan pada mahasiswa. (Zal)
SIAPKAN LULUSAN BERJIWA NASIONALISME, PGMI GELAR UPACARA BENDERA SETIAP SENIN

SIAPKAN LULUSAN BERJIWA NASIONALISME, PGMI GELAR UPACARA BENDERA SETIAP SENIN



Batusangkar (5/3) – Membekali calon lulusan berjiwa nasionalisme, Nina Suzanne, M.Pd., selaku Ketua Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Bausangkar mengadakan kegiatan upacara bendera setiap senin. Kegiatan ini berlangsung pada senin minggu pertama di awal bulan. Gagasan ini lahir dengan tujuan untuk membekali calon lulusan PGMI FTIK IAIN Batusangkar sebagai guru yang berjiwa nasionalisme dengan modal sebagai pembina upacara serta mampu dan cakap dalam membina kegiatan upacara di sekolah-sekolah.

Kegiatan yang diadakan pada hari senin tersebut, berlangsung secara khidmat dan tertib. Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Sirajul Munir M.Pd selaku Dekan FTIK IAIN Batusangkar.  Pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Beliau mengungkapkan “rutinitas kegiatan ini perlu untuk terus dilanjutkan dan dikembangkan guna membina dan membentuk calon lulusan yang siap pakai dan mampu bersaing dengan lulusan – lulusan dari Perguruan Tinggi yang lain. Selain itu, mahasiswa juga perlu dibekali kompetensi yang baik, karena untuk menjadi seorang guru dibutuhkan semangat nasionalisme. Beliau juga menambahkan bahwa calon lulusan PGMI FTIK IAIN Batusangkar harus memiliki bekal sebagai pembina di sekolah serta memiliki talent yang dapat dijual sebagai daya saing bagi lulusan yang lainnya. Harapannya, ke depan kegiatan ini hendaknya terus dilanjutkan sebagai langkah awal untuk menuju PGMI yang berbeda dari PGMI yang ada di Perguruan Tinggi Lainnya”. Pungkasnya.(zal)